MPASI Bayi 6 – 7 Bulan

Buat yang udah lewat masanya ngurusin bayi, mungkin udah males kali yaaa…baca-baca yang berhubungan sama ASI dan MPASI. Sama sih, saya juga setelah Raja udah ngelewatin masa-masa itu, terus terang udah gak terlalu bergairah lagi membaca sesuatu yang berhubungan sama MPASI. Dan sebenarnya kalo mau jujur, setelah punya anak yang kedua pun saya tak sebergairah dulu menulis tentang MPASI di blog ini, soalnya rasanya seperti mengulangi tulisan lama, hehe…. Tapi pada akhirnya saya tetap memutuskan buat nulis tentang makanan bayi ini. Bukannya apa-apa, gak mau aja saya someday Ralph nanya kenapa kok dulu abangnya saya ceritain sampe detil begitu sementara dia cuma ditulis sekedarnya, hehe….

Gak sebergairah dulu untuk nulis tentang MPASI di sini, bukan berarti dalam keseharian juga saya kurang bergairah ngurusin MPASI Ralph. Namanya buat anak ya, tetep aja semangat untuk ngasih yang terbaik itu tak akan lekang hanya karena ini adalah pengalaman kedua. Apalagi, meski sudah pengalaman dengan yang pertama, pada kenyataannya yang namanya setiap anak tuh berbeda-beda adalah benar adanya. Apa yang diterapkan ke Raja dulu gak bisa diterapin ke Ralph bulat-bulat. Tetep aja ada yang berbeda karena Ralph punya selera yang berbeda dengan abangnya.

Continue Reading…

Some wholesome baby food variations

Ini ada beberapa contoh variasi makanan bayi yang sehat yang pernah saya buatkan untuk Raja… Sapa tau berguna buat yang bingung bikin variasi makanan untuk baby.

Roti Gandum Brokoli Kabocha (8m+)

Raja(1061)Bahan :

2 lembar roti gandum, buang pinggirannya, cabik-cabik

200 ml kaldu ayam

30 gr daging ayam, rebus, cincang halus

30 gr brokoli, kukus, cincang halus

30 gr Kabocha, parut

5 gr Keju cheddar parut

Cara membuat:

Campur roti gandum, kabocha, dan air kaldu, masak dengan api kecil sambil diaduk hingga matang. Masukkan daging ayam cincang dan brokoli, aduk rata. Untuk sentuhan akhir, berikan taburan keju parut.

*roti gandumnya diganti dengan oatmeal, enak juga tuhh….

Mixed Veggie and Oatmeal (7m+)

Raja(1063)Bahan :

3 sdm oatmeal

2 sdm tepung kacang hijau

200 ml kaldu ayam

30 gr Kabocha, parut

Setengah buah tomat, rendam di air panas, buang kulit dan bijinya

5 gr Keju cheddar parut

Cara membuat:

Campur oatmeal, tepung kacang hijau, kabocha, dan air kaldu, masak dengan api kecil sambil diaduk hingga setengah matang. Masukkan tomat, masak hingga semua bahan matang. Untuk sentuhan akhir, berikan taburan keju parut.

Splendid Sauteed Veggie and Tuna (9m+)

Raja(1062)Bahan:

30 gr broccoli, cincang halus

30 gr baby carrot, parut

30 gr tomat, buang kulit dan bijinya, cincang halus

30 gr ikan tuna tanpa tulang dan kulit, rebus dengan irisan jahe, cincang halus

3 sdm air

1 sdt bawang bombay cincang

1 sdm extra light olive oil

Cara Membuat:

Panaskan olive oil, tumis bawang bombay hingga harum dan layu. Masukkan broccoli dan baby carrot, tambahkan air, masak hingga setengah matang, masukkan tomat. Aduk rata, masak hingga semua bahan matang. Terakhir, tambahkan tuna rebus cincang ke dalam tumisan, aduk rata. Sajikan bersama nasi tim polos.

Yummy Sauteed Cauliflower (8m+)

Raja(1059)Bahan:

30 gr Cauliflower, kukus hingga matang, cincang halus

30 gr Baby Carrot, parut

30 gr tofu, cincang halus

30 gr Daging ayam, rebus, cincang

3 sdm air

1 sdt bawang bombay cincang

1 sdm extra light olive oil

Cara membuat:

Panaskan olive oil, tumis bawang bombay hingga harum dan layu. Masukkan baby carrot, tambahkan air, masak hingga setengah matang. Masukkan tofu, masak hingga baby carrot dan tofu matang. Terakhir, masukkan cauliflower yang telah dikukus dan daging ayam rebus cincang ke dalam tumisan, aduk rata.

*Daging ayamnya bisa diganti dengan daging sapi atau ikan tuna/salmon (9m+)

Bahan Pengawet pada Keju

Kemarin, saya sama seorang teman yang punya anak umur setahunan pergi belanja ke supermarket. Ini ceritanya korupsi waktu kerja di kantor nih..yah, mumpung kerjaan udah pada kelar  dan para atasan lagi pada gak ada, para ibu-ibu ini pun mengambil waktu belanja kebutuhan anak..hi hi…

Ceritanya waktu itu kami ngelewatin bagian dairy product. Iseng saya bilang, “Aku kasih keju Kraft Cheddar ke Raja..”

Temen saya langsung kaget, trus komentar.. “kok Kraft sih?? Itu kan pake bahan pengawet..  kalo aku pake yang b******e… gak ada bahan pengawet tuh…”

Gleeekkk…

Yupe, saya memang tau kalo Kraft itu ada bahan pengawetnya.. tapi…ya, namanya juga dairy product dalam kemasan….masak sih gak pake pengawet???

Akhirnya kami sama-sama ngecek. Di kemasan Kraft memang tertulis jenis bahan pengawt yang dipakianya: Kalium Sorbat sama Nisin. Sementara b******e gak tercantum kandungan pengawetnya… tapiii….bener gak sih gak ada pengawetnya??? Kan banyaktuh product yang tidak mencatumkan kandungan aslinya..apalagi kalo yang merknya jarang-jarang terdengar kayak gitu.. apalagi yang ijin BPOM-nya cuma tercantum di atas secarik kertas…

Kalo tentang pengawet pada keju ini ya…saya sih pasrah aja. Buat saya yang terpenting saya memakai merk yang memang tergolong aman untuk bayi. Kalo mau nyari yang bener-bener pure, ya berarti harus buat sendiri dong.. jangan cari yang bentuknya dalam kemasan… Dan karena saya belum bisa bikin keju sendiri, he he, jadinya gak apa2lah saya beli yang sudah jadi aja..yang dikeluarin oleh pabrik yang menurut saya sudah terpercaya..

Anyway, sebenarnya gak semua bahan pengawet itu jahat kok.. Asal penggunaannya tepat dan tidak berlebihan saja. Nah, menurut BPOM, berikut adalah daftar bahan pengawet yang aman untuk digunakan pada makanan.

  • Natrium Benzoate (sodium benzoate),  Digunakan untuk acar dalam botol, keju, margarin, apricot kering, selai, jely, sirup, saus, kecap, anggur buah dan minuman berakohol, serta makanan lainnya kecuali daging, ikan dan unggas. Batas maksimum penggunaan 200mg-1gr / kg.

  • Natrium Bisulfit (sodium Hydrogen Sulphite),  Digunakan pada potongan kentangan goreng beku, udang beku, dan selai dengan batas maksimum penggunaan 50-500 mg/kg.

  • Natrium Metabilsufit (Sodium Methabisulphite), Digunakan pada potongan kentangan goreng beku, udang beku, dengan batas maksimum penggunaan 50-100 mg/kg.

  • Natrium Nitrat (Sodium Nitrat), Digunakan untuk daging olahan dan awetan, keju dengan dosis 50-500 mg/kg.

  • Natrium Nitrit (Sodium Nitrite), Digunakan untuk daging olahan, daging awetan, corned kalengan dengan 50 mg – 125 mg/kg.

  • Natrium Propionat (Sodium Propionat), Digunakan untuk olahan keju dan roti, batas penggunaan 2-3 gr/kg.

  • Natrium Sulfit (Sodium Sulphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku dan selai dengan batas maksimum penggunaan 50-500 mg/kg.

  • Nisin (Nisin), Digunakan untuk keju olahan dengan dosis 12,5 mg/kg.

  • Asam Benzoat (Benzoic Acid), Bahan ini banyak digunakan pada kecap, minuman ringan, acar, margarin, selai, saos, dll. Batas maksimum penggunaan 600 mg – 1 gr/kg.

  • Asam Propionat (Propionic Acid), Banyak digunakan untuk olahan keju dan roti. Batas maksimum penggunaan 2-3 gr/kg

  • Asam Sorbat (Sorbic Acid), Digunakan untuk keju olahan. Dosis penggunaan 3gr/kg.

  • Belerang Dioksida (Sulfur Dioxide), Banyak digunakan untuk acar, jelly, selai, saus, gula bubuk, gula pasir, cuka, sirup, bir/minuman ringan, anggur, sosis, ekstrak kopi kering, gelatin dll. Batas maksimum penggunaan 20-500 mg/kg.

  •  Metil p-Hidroxybenzoate (Methyl p-Hidroxybenzoate), Digunakan untuk selai, jelly, acar dalam botol, kecap, ekstrak kopi cair, pasta tomat, sari buah dan makanan lainnya kecuali daging, ikan dan unggas. Batas maksimum penggunaan 200 mg – 1gr/kg

  • Etil p-Hidroxybenzoate (Ethyl p-Hidroxybenzoate), Digunakan untuk selaidan jeli dengan dosis1 gr/kg

  • Propil p-Hidroxybenzoate (Prophyl p-Hidroxybenzoate), Digunakan untuk selai, jeli, acar dalam botol, kecap, ekstrak kopi cair, pasta tomat, sari buah dan makanan lainnya, kecuali daging, ikan unggas. Dosis penggunaan 250 mg – 1 gr/kg

  • Kalium Benzoat (Potassium Benzoate), Digunakan untuk acar dalam botol, keju, margarin, apricot kering, selai, jelly, sirup, saus, anggur buah dan minuman berakohol, serta makanan lainnya kecuali daging, ikan, unggas. Batas maksimum penggunaan 200 mg – 1 gr/kg.

  • Kalium Bisulfit (Potassium Bysulphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku, dan selai. Batas maksimum penggunaan 50-500 mg/kg

  • Kalium Metabisulfit (Potassium Metabilsuphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku, dan selai. Batas maksimum penggunaan 50-100 mg/kg

  • Kalium Nitrat (Potassium Nitrat), Digunakan untuk daging olahan, daging awetan, dan keju dengan dosis penggunaan 50-500 mg/kg

  • Kalium Nitrit (Potassium Nitrit), Digunakan untuk daging olahan, daging awetan, dan keju dengan dosis penggunaan 50-125 mg/kg

  • Kalium Propionat (Potassium Propionate), Digunakan untuk keju olahan dengan dosis 3gr/kg

  • Kalium Sorbat (Potassium Sorbat), Digunakan untuk keju olahan, keju, maragrin, apricot kering, acar dalam botol, jeli, selai. Batas maksimum penggunaan 500mg-1gr/kg

  • Kalium Sulfit (Potassium Sulphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku dan selai dengan dosis 50-500mg/kg.

  • Kalsium Benzoat (Calcium Benzoate), Digunakan untuk selai, saus tomat, sirup dan anggur/minuman berakohol dengan dosis 200mg-1gr/kg

  • Kalsium Propionat (Calsium Propionate), Digunakan untuk olahan keju dan roti, batas penggunaan 2-3 gr/kg

  • Kalsium Sorbat (Calsium Sorbate), Digunakan untuk margarin dan selai dengan dosis 1 gr/kg.

Jadi yah, saya merasa tenang-tenang aja pake Kraft..apalagi setelah sharing dengan kakak dan kakak ipar yang juga memberi merk keju yang sama untuk anak mereka. Intinya sih yang penting bahan itu bergizi baik, pengawet yang digunakan juga adalah jenis yang aman, dan tentu saja dari pabrik yang terpercaya dan ada ijin BPOM-nya dalam bentuk yang terpercaya juga…gak usah ragu deh…

Solid Food For 7m Old Baby

Sekali lagi, nih, berhubung Raja udah 8 bulan, saya pengen dokumentasiin apa aja yang menjadi ‘menu baru’ buat Raja. Yang pasti nih, sejak usianya 32 minggu alias 7 setengah bulan, Raja udah gak makan bubur lembut lagi. Udah mulai dicobain sama yang namanya nasi tim saring.

Cara bikinnya ya gampang tinggal masak beras (saya pakai beras merah organic) sama air (biasanya saya pakai kaldu ayam) sampe lembut trus disaring pake saringan stainless steel.

Raja(1023)

Sejak awal memberikan nasi tim saring, saya selalu mencampurnya dengan sayur dan lauk. Caranya juga mudah banget, ketika nasi sudah mulai lembek, cemplungin aja sayur dan lauknya. 

Dan berikut ini adalah bahan makanan baru yang saya kenalkan ke Raja di usianya yang 7 bulan:

  • Sayur: baby carrot, labu siam, baby buncis. Sayuran diiris tipis dulu baru direbus bersama nasi tim setelah berasnya sudah agak lembek.
  • Buah: Melon jingga, plum
  • Oatmeal. Telat nih nyobainnya…habis gak keburu sih waktu usia 6 bulan soalnya kan ada 4 days wait rule. Nah, karena udah 7 bulan, oatmeal yang quick oat itu gak saya halusin lagi, tapi langsung aja dipake untuk dimasak dengan kaldu ayam. Toppingnya bisa apa aja, tapi saya paling sering pakai melon jingga (dikukus dulu) sama keju parut.
Orange oat cheesy.. halah...

Orange oat cheesy.. halah...

  • Jagung. Dipipil, trus direbus sampe lembut.
  • Kacang Merah. Direndam baru direbus sampe lembut.
  • Keju
  • Tofu, bisa dikukus trus dihalusin ato direbus bersama nasi timnya lalu disaring bersamaan.
  • Tempe
  • Daging ayam. Kalo mo dicampur ke dalam nasi tim, ayamnya direbus dulu sampe lunak, trus dicincang baru deh dicemplungin
  • Daging sapi cincang. Daging cincangnya disangrai dulu baru direbus bareng nasi tim.
  • Kaldu ayam. Baca tentang resep kaldu ayam di sini
  • Arrowroot. Saya pakai tepung dari gasol.
  • Super sweet potato, bisa dikukus ato direbus lalu dihalusin.

Sebenarnya banyak banget yang pengen saya kenalin ke Raja. Tapi yah itu, harus pelan-pelan, musti satu-satu supaya Raja bisa belajar dengan rasa barunya, supaya bisa ketahuan juga kalo Raja punya intoleransi terhadap jenis makanan tertentu. Makanya biarpun sebenernya udah gak sabar banget, saya harus tahan-tahan diri. Yang pasti saya seneng banget, karena Raja udah bisa mengunyah makanan dengan baik. Saringnya juga makin ke sini makin kasar, supaya Raja makin terlatih mengunyahnya…

Selain bahan makanan di atas, tentu saja makanan lainnya yang sudah dikenalkan ke Raja waktu usianya 6 bulan tetap diberikan. Tapi dengan variasi yang tentu saja bertambah supaya Raja makin semangat pula makannya..

Once again, semua menu buat Raja dibuat tanpa garam dan gula. Kaldu aja udah oke banget untuk memberikan rasa sedap ke makanan. Yang pasti, segala sesuatu menyangkut MPASI bener-bener membuat saya bersemangat. Semangat mempelajari tentang kandungan gizi bahan makanan, semangat belanja bahan makanan dan MPASI stuff, semangat merancang menu untuk Raja..dan tentu saja, semangat nyuapin Raja, he he… ya iya dong, kalo mau anaknya pinter makan, mamanya musti duluan semangat. Hidup home made solid food for baby!!!

 

Kaldu Ceker Ayam (7m+)

Nah, berhubung Raja udah 7 bulan, udah boleh nih dikenalin sama yang judulnya kaldu ceker ayam. Cara bikinnya ya tentu aja mudah banget.

Bahan:

  1. 2 ceker ayam, dibuang kukunya, dibersihkan bener-bener dengan air mengalir. Cuma pake 2 ceker aja, nih, secara di sini beli ayam kampungnya gak boleh per bagian, musti seekor utuh..hiikksss….
  2. Setengah buah tomat, iris tipis
  3. 1 batang daun bawang, iris tipis
  4. 1 batang seledri, iris tipis
  5. 1 siung bawang putih, iris tipis
  6. Air 500 ml

Cara membuat:

  1. Panaskan air, setelah sudah mendidih, masukkan ceker ayam. Biarkan selama kurang lebih setengah jam.
  2. Masukkan  irisan tomat, daun bawang, seledri, sama bawang putih. Bahan-bahan ini tuh dimaksudkan supaya tar kaldunya wangi, he he
  3. Tunggu kira-kira 15 menit, matikan kompor, lalu saring kaldu ayam tersebut.

Biasanya saya membuat kaldu di malam hari untuk digunakan keesokan harinya jadi gak perlu dibekukan. Cukup disimpan dalam wadah khusus lalu dimasukkan ke dalam refrigerator saja. Kaldu ini kemudian saya gunakan sebagai bahan untuk membuat bubur. Hasilnya?? Tentu saja yummy dunks… Raja selalu semangat kalo makan bubur yang dimasak pake kaldu ceker ini. Ya iyalah…biasanya kan makan bubur yang tawar rasanya..sekarang ada gurih-gurihnya..wuiiisss…tambah lahap deh. Mulutnya membuka terus, kalo kelamaan nyuapinnya, mulai deh ngomel sambil kakinya digoyang-goyang, kayak pengen bilang… “come on mama… give me more…!!!” weleh, yang gini ini nih yang bikin mamanya tambah semangat bikin home made MPASI.

Ayo sayang, terus semangat makannya…!! Biar mama juga tambah semangat bikin berbagai menu sehat untuk Raja…