Raja(775) Hari jumat kemaren pas diusianya yang ke lima bulan, kami nganterin Raja ke DSA-nya. Sesuai jadwal, hari ini mo imunisasi HiB 1 (wheeeww…telat ya HiB nya), DPT 2, sama Polio 2. Waktu masuk, kami ditanya-tanya tentang perkembangan Raja. Ditanya sudah bisa apa aja (ni percakapan yang paling bikin kami semangat, he he). Kami sempat juga berkonsultasi tentang hasil urine test kemaren. Sesuai dugaan, dokter memang mengatakan bahwa kondisi Raja oke, alias gak ada yang perlu dikuatirkan.

            “Jadi hari ini rencananya mo imunisasi HiB, DPT, sama Polio kan?” tanya dokter kemudian.

            “Iya dok,” jawab saya, “Tuh Raja, kamu mo disuntik lagi lho… anak mama kan jagoan, gak apa-apa kan?” Jawaban Raja? Cuma ngeliat kesana-kemari dengan mata melotot dan bibir terbuka, he he

Setelah itu, dokter nyuruh kami untuk membaringkan Raja di meja periksa. Waktu ditidurin, Raja keliatan senang ngeliat kesana-kemari, maklum di ruang dokter itu ada banyak sekali children stuff yang tentu saja sangat menarik perhatian baby. Saya memegangnya dari sisi kiri. Dipegang erat, biar Raja gak tengkurap. Meja periksanya kecil banget, bisa-bisa Raja berguling sampe ke lantai. Si papa siap-siap sama kamera. Dokter tersenyum sambil bilang, “Mo dipotret ya?” Kami cuma cengar-cengir aja.

Sambil nunggu perawat nyiapin imunisasi, dokter nanya-nanya soal tempat kerja kami. Yah, just simple conversation lah. Sambil dokternya juga bercanda sama Raja yang dengan semangatnya narik-narik baju si dokter.

Setelah jarum suntik imunisasi siap, dokter bilang ke Raja, “Siap-siap disuntik ya…biasanya kan jagoan…gak pake nangis kan?”

Saya cuma senyum-senyum aja sambil elus-elus kepala Raja yang botak itu, he he… Setelah itu, cuuusss….. Raja disuntik. Awalnya diam. Detik selanjutnya, “Huwaaaaa…..!!!!!!” detik berikutnya, senyum maniessss……. Kami semua, hanya bisa tersenyum geli. Si papa berhasil mengabadikan moment itu. Pas waktu Raja lagi tereak.

 Sehabis disuntik, perawat memasukkan imunisasi Polio lewat mulut. Saya melihat jam di pergelangan tangan saya. Soalnya kan biasanya sehabis imunisasi Polio, Raja disuruh gak mimi dulu selama 2 jam, jadi saya harus memastikan tar jam berapa Raja bisa mimi lagi.

 Setelah beres semuanya, saya mengangkat Raja dari meja periksa. Kami kemudian bergabung sama si papa. Duduk di depan meja dokter yang baru selesai mencatat track record Raja di buku kontrolnya. Setelah itu dokter mengajari saya untuk menggambar grafik perkembangan BB Raja. O iya, tadi waktu ditimbang, BB Raja sudah 7.9 kg. Berarti nambah 800 gram dari bulan kemaren. Padahal seharusnya di triwulan kedua kehidupannya, BB bayi bertambah sebanyak 500-600 gram tiap bulan. Baguslah, berarti perkembangan BB Raja sangat baik…

Tapi anehnya, begitu dokter menggambar grafik BB Raja, perkembangannya malah tidak terlalu baik. Di bulan-bulan sebelumnya, grafik naik secara signifikan. Tapi di bulan ini terlihat cenderung naiknya amat dikit. Dokter sampai nanya-nanya apakah Raja minumnya sedikit ataukah Raja suka muntah. Saya menjawab apa adanya. Raja minumnya justru tambah banyak. Sekarang dalam 6 jam bisa ngabisin sampe 640ml ASI. Kalo soal muntah, ya gak pernah muntah tuh..palingan gumoh. Itupun jarang.

Perasaaan saya ada yang salah. Rasanya tak benar kalau grafik BB Raja kurang baik. Tapi apa daya, buku kontrol itu masih di tangan dokter, jadi saya belum bisa memeriksanya dengan saksama. Dokter kemudian meresepkan Ferriz, katanya itu vitamin. Saya terima saja. Meskipun dalam hati saya sudah bertekad, tak akan memberikan vitamin yang akhirnya tetap kami tebus itu. Tak hanya itu, DSA nya juga menyarankan untuk memberi Raja MPASI dua minggu setelah ini…wakkksss…

Nyampe rumah, saya langsung memeriksa buku kontrol Raja. Benar saja, dokter salah. Grafik perkembangan BB Raja malah teramat baik. Sekarang sudah lompat 2 dari kurva awalnya. Tadinya di kurva hijau, sekarang sudah di kurva kuning…weeeewwww…. kami pun semakin yakin. Tak akan memberikan vitamin itu buat Raja. Sudah kami cek di Medica Store. Ferriz itu isinya zat besi, no side effect sih…tapi ASI toh sudah mengandung semua zat yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Jadi tak perlulah ada tambahan vitamin segala.. Soal MPASI, ya tentu saja tetap pada rencana semula. Raja akan diperkenalkan dengan solid foods when he is 6month old. Well, dokter bisa saja menyarankan. Tapi keputusan still in our hand, rite?? O iya, kemarin itu Raja cuma disuruh puasa mimi 1 jam saja. Lumayan lah, sebelum masuk ruang praktek, Raja sudah mimi. Jadi kali ini, tak ada perang-perangan seperti sebelumnya, karena pas sudah haus lagi, miminya sudah siap untuk diembatnya, he he…