I’ve finished my project (a web based office automation system for my office) yesterday. Well, actually it’s not really done yet, since I still have to write the manual book. I planned to write it this morning. But then, when I arrived at the office my friend showed me a blog. And suddenly, I found myself got too busy to read the blog and gave comments on it. The blog is quite interesting, it tells many things about Palembang, the city where I live now *So poor that the blog is more attractive than the city itself*. Started from the blog, I also read another blogs of its writers.. from one blog to another…

Time goes by, then I realized it was already ten o’clock and I didn’t even start my manual book!!! *SIGH*

So I opened the Microsoft Word and then started to write, beginning with the title.. then BLANK!!! I had no any idea… I wanted to figure out the flow of business process but I confused where to begin.. It was the first time ever something like this happened to me!!! Is it because of I started my day by reading something *or MANY THINGS* that is not related to my job??????

Therefore, I decided to write something here, to force my mind to think so I can be more ready to start my job.. I hope the manual book will be ready today so tomorrow I can start the user training stage.

O ya, by the way, last night my husband went home *to PALEMBANG of course*!! It makes me so happy as when I wrote the sad stories in Tonight and This Morning, I never thought that the joyful moment we used to feel when we get together will come over faster. And guess what?? Raja got so surprise when he woke up this morning with his papa by his side… oo…so sweeeeeeetttt……

Raja(1053)

I Love PAPA!!!

Raja is getting stronger!!! Hoooraaaayyy!!!!!

Tadi, Raja tunjuk jago sewaktu lagi mimi. Seperti biasa with his favorite posistion… tengkurap sambil nungging-nungging sementara saya telentang. Di sela-sela mimi ni anak mulai berdiri. Awalnya dengan bertopang di atas dada saya. Setelah berdiri tegak, 1 tangan dilepasnya. Setelah itu kedua tangan dilepas. Dan Raja berhasil berdiri tanpa terjatuh!!!!

Tunjuk jago pertama, berhasil selama 2 detik. Kedua, berhasil sampe 5 detik!!!!

Sayang, gak sempat difoto, soalnya hanya sebentar dan saya sendiri terlalu takjub untuk bergerak mengambil kamera :) :)

Hooraaayyy…. he’s getting smarter, he’s getting stronger… Thanks GOD!!!

Tadi pagi, bangun langsung nengok ke kiri..

Biasanya di situ ia nemuin papanya, tapi pagi ini gak…

Langsung duduk, trus dengan tatapan bingung bertanya sama saya, “Hhhuuuuu????” *bisa diartikan begini: Papa ke mana, ma??????*

Saya menjawab, “Papa udah ke lahat lagi semalam waktu Raja lagi bobo… Again, he went to work, sayang… just for a while… i promise u”

“Hhuuuu……………..”  Sambil ngeliat lagi ke samping, dengan tatapan sedih dan bingung, ke tempat di mana ia bisa menemukan papanya di situ…

Sabar ya sayang,

Inilah namanya hidup…

Udah malam dan saya belum bisa bobo…

Papa baru aja balik ke Lahat… beberapa saat setelah Raja tertidur. Malam ini Raja memang tidurnya agak lebih cepat dari biasanya. Yah, gimana gak, seharian maen terus sementara tadi siang bobonya gak nyampe sejam. Kalo ada papanya, ni anak memang aktifnya bertambah 2 kali lipat…mungkin karena dipikirnya ada sparring partner yang seimbang kali ya?

Si Papa pergi…dan saya merasa sedih… belum-belum, saya sudah merindukan kebersamaan kami, saya sudah kangen dengan tugas yang saya jalankan sebagai seorang istri ketika papa berada di sini.

Selama kami bersama sejak hari rabu malam kemarin, saya merasa sangat bahagia karena bisa mengalami sebuah kondisi keluarga yang ideal di rumah ini. Sehari-hari, kalau papa tidak ada di sini, saya hanya menjalankan tugas saya sebagai seorang ibu untuk Raja. Sedangkan untuk suami saya, minim sekali…paling tugas yang saya jalankan hanyalah mengecek apakah ia sudah makan atau belum, menanyakan menu makannya sekaligus mengingatkan menu makanan yang baik untuknya, memintanya untuk beristirahat ketika kecapekan oleh karena pekerjaan, menjalankan wajib lapor 24 jam tentang Raja :D :D , berbagi cerita dengannya, mendengar keluh kesahnya…hanya lewat telpon….

Sedih…tapi kami tetap berusaha menjalani semuanya dengan bersyukur dan dengan pengharapan penuh bahwa kondisi ini tidak akan berlangsung selamanya…

Segalanya jauh berbeda ketika papa ada di sini….

Saya bisa menyiapkan breakfast complete with a cup of hot tea kesukaannya, menyiapkan baju yang akan dipakainya untuk ke kantor… Pulang kantor saya bisa memasak untuknya (sehari-hari kami memakai jasa katering untuk lunch dan dinner. Tapi kalo papa ada di sini, berarti saya harus masak karena makanan kateringnya gak cukup untuk kami bertiga, he he, lagian menu untuk papa mesti tinggi serat dan bahannya harus yang mudah dicerna). Saya bisa mendengarkan ceritanya secara langsung…berdiskusi, memberikan pertimbangan untuknya secara berhadapan muka… dan semua tugas lain sebagai seorang istri yang tak perlu dan tak bisa saya jabarkan satu per satu…

Karena itu sedih rasanya ketika peran itu tak bisa saya jalankan di setiap harinya…

Dan saya juga tahu pasti, yang sedih tidak hanya saya… tapi papa… juga Raja…

Masing-masing kami saling membutuhkan dan dalam keluarga kecil kami yang bahagia ini, kami selalu ingin saling memberi yang terbaik…

Puji Tuhan, setiap saat kami bersama, selalu ada banyak sukacita dan tawa (sampe-sampe si suster bilang kalo keluarga kami adalah keluarga penuh keceriaan, he he…puji Tuhan…..) karena sekali lagi, kami sangat menghargai arti kebersamaan…

Aaahhh…. malam ini saya hanya tidur berdua lagi dengan Raja. Besok pagi, kembali menjalani rutinitas seperti biasanya…

Kasihan juga Raja, pasti besok pagi ia bingung nyariin papanya..

Tapi gak apa-apa, terus berdoa sama Tuhan Yesus ya amang, supaya Tuhan segera membuat keluarga kecil kita ini berkumpul bersama… amiiinnn…

Sekarang ini si papa masih dalam perjalanan ke Lahat… Take care ya pa… God is with u all the way..

We love u so much, papa…

Setelah membaca postingan saya yang berjudul Solid Food For 8m Old Baby, ada seorang teman yang kemudian menghubungi saya via email, menanyakan tentang urut-urutan membuat nasi tim dengan menggunakan Toyomi slow cooker. Saya sudah balas emailnya (sudah gak bingung lagi kan, mbak?). Tapi, tentu dong saya pengen share juga di sini, supaya kalo ada yang punya pertanyaan yang sama, well it’s already answered here..

Jadi gini, pertama saya pengen bilang kalo prinsip saya, memasak entah dengan metode apapun, baik konvensional alias pake kompor atopun secara elektrik misalnya dengan menggunakan slow cooker, tetep musti ada urut-urutannya. Gak bisa semua bahan dicampur sekaligus dan dimasak berbarengan sejak awal, karena karakteristik setiap bahan adalah berbeda.

Karena itu, untuk membuat nasi tim dengan slow cooker, saya memulai dengan beras + air kaldu + 1 lembar daun salam. SC-nya diset ke auto. Lamanya memasak tergantung karakteristik beras, kalo beras merah yang masih ada kulitnya itu, berarti butuh waktu hampir semalaman. Sementara kalo untuk beras merah biasa atau beras putih, hanya butuh waktu 3 – 4 jam saja.

1 jam sebelum slow cookernya dimatikan (setelah nasi timnya jadi), saya memasukkan sayuran segar yang sudah dicincang halus atau sudah diparut. Catatan penting nih, saya tidak pernah mencampur sayuran semacam brokoli, kembang kol, atau bayam ke dalam nasi tim untuk dimasak bersama. Brokoli karena bau langunya akan bikin aroma nasi tim menjadi tidak sedap, lagipula brokoli lebih bagus kalo ditumis. Kembang kol karena paling baik kalo dikukus tersendiri. Sementara bayam…kalo dicampurin tar gak bisa untuk 2 kali makan dong….

Setengah jam sebelum slow cookernya dimatikan, giliran lauk yang ikutan nyemplung. Untuk daging dan ikan, saya rebus tersendiri dulu sebelum dimasukkan. Maksudnya sih supaya nasi timnya gak berbau amis. Jadi kalo untuk daging, saya rebus bersama irisan daun bawang, bawang putih, seledri, sama tomat. Sementara untuk ikan saya rebus bersama irisan jahe (supaya amisnya ilang!). Sudah matang, baru dicincang halus trus dimasukin ke dalam slow cooker.

Nah, kalo untuk tempe dan tofu, hanya saya cincang trus dimasukin ke dalam nasi timnya. Tapi kalo mau, tofunya bisa juga direbus terlebih dahulu bersama ikan.

Nah, gitu deh urut-urutannya… gampang kan…

Selalu deh, penuh dengan kejutan…

Semalam, jam setengah Sembilan, tiba-tiba nelpon,

 “Ma… lagi apa? Raja udah bobo ya? Mama jangan dulu bobo ya… bentar lagi papa nyampe”

“Nyampe??? Nyampe ke mana, pa????”

“Ya, nyampe Palembang, ma..nyampe rumah…”

“Haaaaahhhhh?????!!!!!!”

“he he, papa besok ada kerjaan di sana, ma…”

Oalaaahhh papaaaaaaaa….

Kok ya gak bilang-bilang????? Dari tadi sms dan telpon kayak biasa aja, gak ada tanda-tanda kalo ternyata papa lagi on the way to Palembang…

Papa…papa…

Selalu aja pengen ngasih kejutan buat mama. Yakin dan percaya deh, kalo bukan karena bakal nyampe malam dan takut mama keburu ketiduran, I bet he won’t tell anything until he stands in front of the door…just like he used to do… …

Tapi…makasih ya pa, kejutan-kejutan sederhana yang papa kasih sangat berarti buat mama..

Love u so much, pa…muaaaaacccchhhh!!!!!

1_769016191l

etiap hari bagi saya adalah istimewa, karena pada setiap hari selalu ada kejutan baru yang Tuhan berikan… ada berkat unik yang dititipkan-Nya…dan ada pelajaran special yang diberikan-Nya…

Namun, ada hari-hari tertentu di mana saya merasa perlu untuk menaikkan syukur yang lebih lagi oleh karena banyak alasan. Salah satunya adalah kemarin yang merupakan hari ulang tahun orang yang sangat saya kasihi. Suami saya.

Yupe, kemarin adalah hari kelahiran suami saya. Sudah genap 29 tahun usianya (berarti taon depan dah mo kepala 3 dong!!! Hi hi..)

Selamat ultah ya pa….

 

Selalu sehat dan sukses….

Semoga papa tambah dewasa dalam hal pemikiran dan kebijaksanaan… semoga Tuhan melimpahkan hikmat-Nya untuk papa dengan lebih lagi… semoga Tuhan menjawab kerinduan papa untuk melayani-Nya dengan lebih lagi…

Tambah sayang ya pa sama Tuhan Yesus, sama keluarga besar, dan tentu juga dong…sama keluarga kecil papa yang bahagia ini… :) :)

Dan semoga pa, di tahun-tahun depan kita bisa merayakan ulang tahun kita bersama-sama…

AMIIINNNNN

We love u so much, pa!!!!

Sejak menikah, kami memang tidak pernah merayakan ulang tahun bersama..jadi yah, mendapatkan happy birthday kiss dari orang yang terkasih hanya ada dalam mimpi saja… hikksss…

Kalo ditanya, sedih apa gak….ya jelaslah sedih *BANGET!!!*, siapa sih yang gak kepengen merayakan hari istimewa bersama dengan orang terkasih yang sudah Tuhan beri?? Kalo gak sedih mah justru aneh tuh..berarti gak sayang dong sama pasangannya…

Tapi yah, gak apa-apa. Dijalani saja semuanya dengan bersyukur.

Lagipula, kami percaya, Tuhan ijinkan ini terjadi pada kami supaya kami bisa banyak belajar..

Tentang arti bersabar…

Tentang makna percaya dan memahami…

Juga tentang berharganya kebersamaan itu…

Mungkin banyak di antara keluarga yang karena setiap hari bertemu satu sama lain pada akhirnya menganggap bahwa kebersamaan itu adalah hal yang terlalu biasa… atau malah membosankan????

Sementara bagi kami, kebersamaan itu sangat berharga dan kami menganggap penting setiap moment yang kami habiskan bersama.

Kami percaya, lewat ini Tuhan mau kami untuk semakin menghargai keberadaan pasangan kami. Betapa berartinya dia…betapa indahnya ketika ia berada di samping kita… Kami belajar untuk mengisi waktu yang berkualitas. Menunjukkan kasih sayang kami secara utuh, karena kesempatan untuk itu tidak selalu ada.

Jadi….buat para keluarga yang sangat beruntung karena diberi kepercayaan untuk selalu berkumpul setiap hari, syukurilah itu…dan hargailah keberuntungan itu… karena tidak semua orang bisa merasakannya… ote???

DSC09868 

Nah, kemarin itu selain istimewa karena kemarin adalah my husband’s birthday, hari kemarin juga special karena Raja kecil kami sudah berusia 9 bulan!!! Horeeeee!!!! Puji Tuhan ya amang… sehat selalu, tambah besar, tambah pinter, tambah cerdas, tambah lucu…dan tentu aja tambah menjadi anak yang menyenangkan hati Tuhan ya sayang…

Kalo perkembangannya yah…gak usah ditanya lagi. Intinya, Raja bertambah dan bertambah aktif juga cerewet!!!

Segala hal ingin diketahuinya… Gak bisa diem kalo lagi melek… Tapi di lain sisi, kayak ilmuwan juga karena senang memperhatikan hal-hal detail (saya akan ceritakan soal ini di lain waktu).

Sudah hapal dengan seluk beluk rumah. Di mana turunan ke lantai ruang tamu (langsung hati2 nih klo udah mendekati turunan ke ruang tamu, pasti deh merangkaknya diperlambat :D ), di mana kamarnya, di mana kamar suster, di mana tempat mandinya, di mana tempat maennya…. Pokoknya, dah hapal semua deh.

Sudah hapal dengan kata-kata yang sering kami ucapkan, jadi semakin bisa berkomunikasi bersama kami. Makin ekspresif menunjukkan kesukaan, ketidaksukaan, kegembiraan, dan kesedihannya. Semakin keras dengan kemauannya.

Raja juga udah ngerti banget yang judulnya nonton. Kalo nonton Barney ato VCD rohani sekolah minggu, pasti diperhatikan dengan saksama (kayak orang yang lagi belajar lho…), tapi klo nonton Sponge Bob bisa ketawa-ketawa sendiri ngeliat kelakuan si Sponge Bob *yang memang lucu!!!!*

Selain perkembangan motorik dan kecerdasan, bobot tubuh juga bertambah. Bulan ini beratnya nambah 1kg dari bulan lalu. Diapers diganti dengan ukuran XL, soalnya kalo pake L udah kesempitan banget di perutnya. Kacian liatnya….

Imunisasi campak juga sudah, tepatnya kemarin sore..dan still, as usual, Raja gak nangis lho waktu disuntik tangan kirinya…. Anak mama memang jagoan!!!

O ya, bicara soal imunisasi campak, berikut sayatuliskan petikan tentang imunisasi ini.

Imunisasi campak memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak (tampek). Imunisasi campak diberikan sebanyak 1 dosis pada saat anak berumur 9 bulan atau lebih. Pada kejadian luar biasa dapat diberikan pada umur 6 bulan dan diulangi 6 bulan kemudian. Vaksin disuntikkan secara subkutan dalam sebanyak 0,5 mL.

Kontra indikasi pemberian vaksin campak:

  • infeksi akut yang disertai demam lebih dari 38°Celsius
  • gangguan sistem kekebalan
  • pemakaian obat imunosupresan
  • alergi terhadap protein telur
  • hipersensitivitas terhadap kanamisin dan eritromisin
  • wanita hamil.

Efek samping yang mungkin terjadi berupa demam, ruam kulit, diare, konjungtivitis dan gejala kataral serta ensefalitis (jarang).

Kemarin juga dokter memang sudah memberikan warning, bahwa bisa saja di beberapa hari ke depan suhu tubuh Raja akan anget oleh karena pemberian vaksi campak ini… Tapi yah, semoga gak deh..

Begitulah…kemarin memang hari yang membahagiakan… biarpun gara-gara ada meeting, saya terpaksa memerah ASI di kantor. Puji Tuhan, pagi harinya sudah kepikiran untuk prepare botol ASI-nya dibawa ke kantor… dan sssttt…. Saya manfaatin ruangan bos yang lagi gak ada, he he…sori ya pak… it was the first time ever I did it at the office. Moga next time, gak lagi deh…moga gak ada lagi kerjaan yang menghalangi saya untuk pulang ke rumah pas istirahat siang….

 

Besok, Raja udah mo genap 9 bulan, so, go along with the tradition – created and built by me :D – I want to share makanan apa aja sih yang dikonsumsi Raja selama usianya yang 8 bulan ini…

Jenis makanannya tentu aja semakin bervariasi dong dibanding dengan menu makanan di usia 6 bulan dan  7 bulan kemarin. Beberapa bahan makanan baru yang saya kenalkan ke Raja di usia 8 bulan ini adalah sbb.

Makanan pokok :  macaroni, beras putih organic

Sayuran

Bayam merah. Cara paling oke untuk memasak bayam merah menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan merebus atau mengukus atau menumis dengan menggunakan olive oil.

Vitamin: Vitamin A, C, Asam Pantothenic, Niasin, Riboflavin, Tiamin, Folat

Mineral: Potassium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat besi, Selenium

Kembang kol. Cara paling oke untuk memasak kembang kol menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus.

Vitamin: Vitamin A, C, Asam Pantothenic, Niasin, Tiamin, Folat, Vitamin B6

Mineral: Potassium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat besi

Brokoli. Cara paling oke untuk memasak brokoli menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus atau menumis dengan menggunakan olive oil.

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Niasin, Folat, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin E, Vitamin K

Mineral: Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Selenium, Zat Besi,

Tomat. Cara paling oke untuk memasak tomat menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus atau menumis dengan menggunakan olive oil. Tapi tentu dong, dengan cara merebus juga tidak diharamkan :)

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Folat, Niasin

Mineral: Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat Besi, Seng, Mangan, Tembaga

Terong ungu. Cara paling oke untuk memasak tomat menurut www.wholesomebabyfood.com adalah dengan mengukus atau menumis/menggoreng dengan menggunakan olive oil.

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Niasin, Folat, Tiamin, Asam Pantotenic, Vitamin K

Mineral: Potasium, Sodium, Kalsium, Fosfor, Magnesium, Zat besi

Protein hewani : ikan salmon, kuning telur omega

Buah

Anggur hijau (yang manis dan tanpa biji). Cara bikinnya tinggal cuci bersih di air mengalir, kuliti, lalu cincang/haluskan. Selesai. Tinggal disajikan deh.

Anggur mengandung flavonoid yang berguna untuk kesehatan jantung dan memerangi kolesterol jahat.

Vitamin: Vitamin A, Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B2, Niasin, Folat

Mineral: Potasium, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Sodium, Zat Besi

Jambu biji merah. Kaya akan likopen dan Vitamin C. Sayang, Raja gak begitu suka sama jambu ini…jadinya hanya sekali saya berikan… hikksss…

Lain-lain : olive oil, daun salam, bawang bombay

Jadwal pemberian makannya juga berubah. Kalo sampe 7 bulan kemarin kan Raja makan besarnya hanya 2 kali sehari plus 1 kali makan puree buah segar. Nah, setelah 8 bulan, jadwal makan Raja adalah seperti berikut ini.

07.30 Sarapan

11.30 Makan siang

14.00 Selingan buah segar

16.30 Makan sore

Jadi ceritanya di usia 8 bulan, Raja mulai makan besar sebanyak 3 kali. Yang saya maksud dengan makan besar di sini adalah menu makanan dengan bahan dasar berupa makanan pokok (beras, roti, macaroni, oatmeal, kentang, jagung, dsb).

Untuk sarapan, biasanya saya tambahkan kelompok buah/sayur serta protein baik dari kacang-kacangan (cth. Kacang hijau) maupun dari produk olahan susu (cth. Keju).

Sementara, untuk makan siang dan malamnya, saya tambahkan kelompok sayur – biasanya 2 atau 3 jenis sekaligus – serta protein dari daging (cth. Daging ayam) atau telur atau ikan (saya memberi Raja ikan salmon di usianya yang ke 3dto9m) atau dari makanan olahan seperti tofu dan tempe.

Di usia ini, saya juga mulai mengenalkan bumbu penambah rasa pada makanan, seperti bawang bombay untuk menumis sayuran dengan menggunakan extra light olive oil dan daun salam untuk membuat nasi tim. Soalnya, Raja kan makin hari makin pinter tuh soal rasa merasa makanan, jadi menu makanannya musti tambah enak supaya Raja juga tambah semangat makannya.

Nah, berikut ini adalah beberapa variasi makanan yang saya berikan untuk Raja.

Sarapan

Bahan pokok yang biasanya saya berikan sebagai menu sarapan Raja adalah Roti Gandum, Oatmeal, dan Macaroni.

Baca di sini tentang cara membuat bubur roti gandum.

Kalo untuk oatmeal, saya pakai Quaker Oat Quick Cook. Cara bikin buburnya, tinggal masak 3sdm oat bersama air kaldu ayam (supaya gurih rasanya) kurleb 200ml. Masak sampe oatnya matang dan berupa bubur.

Untuk macaroninya, segenggam macaroni saya rebus bersama 200ml air kaldu sampai benar-benar lunak dan bisa dihaluskan.

Nah, sebagai variasinya, bisa dicoba nih beberapa resep yang saya buat di bawah ini.

Tommy-tommy bread

‘Bahan Pokok’ + kacang hijau + Keju Parut

Bahan pokok dimasak bersama 2 sdm tepung kacang hijau (protein nih….) dengan kurleb 200ml air kaldu ayam. Masak hingga menjadi bubur. Kalo udah, diangkat lalu beri taburan keju parut.

Raja(1056)

Orange Oat Cheesy

Bubur oatmeal diberi saus melon jingga kukus dengan sentuhan akhir berupa taburan keju parut

Raja(1024)

‘Bahan Pokok’ + Kacang Hijau + Tomat + Keju Parut (optional)

Bahan pokok dimasak bersama kacang hijau (caranya kayak di atas itu tuh…) setelah hampir matang, masukkan tomat yang sudah dikuliti, dibuang bijinya, dan dicincang. Masak hingga semua bahan matang benar. Kalo sudah, angkat, taruh di dalam mangkuk bayi dan jika mau dapat diberikan taburan keju parut

‘Bahan Pokok’ + Sayuran/Buah + Kuning Telur + Keju Parut (optional)

Rebus telur (saya pakai telur Omega, silakan pilih mau Omega 3, 6, atau 9). Ambil hanya kuningnya saja.

Bahan pokok dimasak bersama sayuran/buah misal: tomat (supaya ada vitamin dari sayur/buahnya) dengan air kaldu ayam. Setelah matang, campur dengan kuning telur rebus yang sudah dihaluskan. Setelah itu bisa ditambah keju parut.

Raja(1058)

Makan Siang / Malam

Yang pasti, kalo untuk makan siang dan malamnya, Raja selalu makan nasi tim. Kalo pake beras merah pecah kulit, berarti musti disaring lagi, soalnya kulitnya keras bo’! Tapi kalo pake beras merah biasa ato beras putih organic, gak pake disaring lagi lho…yang penting ditimnya sampe jadi bubur tapi gak juga lembek-lembek banget, alias masih tetep bertekstur supaya ngelatih Raja mengunyah.

Untuk bikin nasi tim, saya dibantu dengan slow cooker, he he… Ceritanya slow cooker ini dibeli papa dari Singapore kemaren. Merknya Toyomi. Katanya sih kalo di s’pore sana, merk ini lebih ngetop daripada Takahi. Keunggulannya, karena tembikarnya itu bisa dipake untuk dimasak di atas kompor juga. Katanya sih, memasak dengan menggunakan tembikar lebih baik daripada dengan panci stainless steel.

Cara saya memasak dengan Toyomi SC ini???? Gampang buanget….

Kalo untuk bikin nasi tim dari beras merah organic pecah kulit, 2 genggam beras dimasak bersama air kaldu ayam sebanyak kurleb 2 ruas jari tengah (diukur dari permukaan beras ya…) plus selembar daun salam. Biasanya saya mulai masak mulai pukul 9 malam dan biasanya baru matang dan menjadi bubur di pukul 6 atau 7 pagi (luamaaa….bo’!).

Sementara untuk nasi tim dari beras putih, komposisi beras dan air sama saja dengan di atas, tapi masaknya bisa jam 4.30 pagi. 3 jam kemudian sudah jadi tuh…

Raja(1048)

Toyomi High Heat Slow Cooker

Untuk sayur dan lauknya, ada 2 cara yang sering saya lakukan.

Pertama, dengan cara mencampur langsung sayur dan lauk ke dalam nasi tim. Jadi, ketika nasi sudah matang, saya campurkan sayur dan lauk yang sudah dicincang. Sejam kemudian slow cookernya saya matikan.

Kedua, dengan cara menumis. Contohnya nih, saya bikin bayam tumis.

Bahan:

10 lembar daun bayam

50 gram daging ayam rebus, cincang halus

1 sdt bawang bombay cincang

3 sdm air

1 sdm extra light olive oil

Cara memasak:

  1. Tumis bawang bombay hingga harum
  2. Masukkan bayam cincang, aduk rata
  3. Tambahkan 3 sdm air
  4. Masukkan daging ayam cincang
  5. Masak hingga tercampur rata dan matang

Kalo udah jadi, tinggal dihidangkan deh bersama nasi tim polosnya. Resep di atas bisa juga ditambah dengan tofu atau tempe cincang. Sayurannya juga bisa diganti dengan jenis sayuran lain seperti wortel + buncis, brokoli + kembang kol + wortel, wortel + labu siam, dsb… Daging ayamnya juga bisa diganti dengan ikan (jangan lupa no bones, no skin) yang sudah direbus terlebih dahulu dan dicincang.

Jika ingin menambahkan kuning telur pada menu nasi timnya, biasanya saya merebus tersendiri telur, diambil kuningnya, dihaluskan, baru disajikan bersama nasi tim.

Raja(1050)

Nasi tim + bayam tumis

products-xtlightBeberapa hari yang lalu, saya sempat share tentang tumisan di milis MPASIRumahan. Di situ saya tulis kalo saya numisnya pake olive oil. Trus ternyata ada yang nanggepin kalo olive oil itu gak bagus untuk tumisan krn justru akan menjadi lemak jahat.

Memang benar sih…

Tapi… olive oil yang mana dulu nih???

Jenis olive oil itu banyak dan masing-masing memiliki kegunaan dan keunggulan tersendiri *memang salah saya juga sih karena gak menerangkan olive oil apa yang saya maksud*

Saya kemudian memposting jenis-jenis olive oil ke milis…dan tentu saja, saya pengen juga dong share di sini, supaya semakin banyak yang tau. Info ini saya dapat dari http://irmaone.wordpress.com/2008/09/23/minyak-zaitun-khasiatnya/. Sudah saya cek kebenarannya di http://www.bertolli.com/canadese-e/bertolli-products_cae.asp?country=cae&lang=en dan memang… betuuulll!!!

Extra Virgin Olive Oil minyak paling murni merupakan hasil ekstrasi pertama, warnanya kehijauan. Bagus digunakan untuk campuran makanan matang, antara lain salad, topping pizza, campuran sayur rebus, atau sebagai celupan roti. Jenis ini tidak bagus untuk menggoreng atau menumis karena kadar acidity regulation alias kandungan minyaknya sangat rendah, selain itu rasa dan aromanya lebih tajam. Untuk diminum sebaiknya yang jenis ini.

Virgin Olive Oil warna hijau kekuningan, minyak zaitun murni ditambahkan minyak zaitun sulingan dg tujuan untuk meningkatkan potensi antioksidanya yg hilang selama proses pengolahan minyak zaitun sulingan.

Pure Olive Oil warna kekuningan. Cocok digunakan untuk menumis atau menggoreng, namun bisa juga digunakan sebagai tambahan pada makanan matang.

Extra Light Olive Oil warna lebih jernih dari Pure Olive Oil. Sempurna untuk menggoreng atau menumis, dapat juga digunakan sebagai campuran kue atau es krim.

Light Olive Oil kadar asamnya lebih banyak dari Extra Virgin Olive Oil n Virgin Olive Oil, diatas 4%. Ada pengalaman di pabrik penyulingan minyak zaitun di Tripoli. Sementara Extra Virgin Olive Oil kadar asamnya 0,5-1% warna yg dihasilkan kehijauan, Virgin Olive Oil hijau kekuningan kadar asamnya sekitar 4%, nah yg Light Olive Oil warnanya kekuningan..

Hasil riset Dep. Epideminology Univ. Harvard menunjukan, wanita yg banyak menkonsumsi Olive Oil menurun 50% dari resiko terkena kanker payudara.

Nah, kalo kita pake yang merknya Bertolli, wah…lebih banyak lagi tuh jenisnya… mulai dari olive oil yang biasa, sampe yang organic, bahkan sampe yang bentuknya spray atau yang sudah ditambahin bumbu…

So…silakan gunakan berbagai jenis olive oil tersebut di atas sesuai dengan kegunaannya…

Lagi…

Kesempatan itu harus saya lepaskan…

Dulu, sewaktu saya sedang cuti melahirkan, saya mendapat kesempatan ke KL oleh kantor. Tapi karena pertimbangan Raja yang masih terlalu kecil, saya melepaskan kesempatan itu…

Sekarang, kesempatan itu datang lagi.. kali ini ke Chiang Mai, Thailand…

Saya diberi waktu hingga selasa depan untuk memutuskan akan ikut atau tida. Tapi tanpa harus menunggu hingga hari itu tiba pun, saya sudah tahu apa keputusan saya..

Lagi. Saya harus menolaknya.

Tentu, pertimbangan utama adalah Raja. Karena saya ragu apakah Thailand dari segi kesehatan aman untuk Raja. Saya juga bingung nanti bagaimana saya akan menyiapkan makanan untuk Raja. Masak dengan slow cooker? Off course… tapi apakah bahan-bahan makanannya tersedia di sana? Apakah bahan-bahan itu aman untuk bayi?

Belum lagi kerepotan karena harus membawa Raja hanya dengan si suster.

Yupe, si papa gak bisa ikut. Karena kalo papa ikut, berarti cutinya terpotong, padahal cuti kami sudah dialokasikan untuk libur natal nanti…ketika kami akan membawa Raja untuk dibaptiskan.

Sementara mama saya… duh, saya gak tega dengan kakak saya yang jauh-jauh datang ke manado untuk melahirkan.. Masak mama ’dipaksa’ ikut dengan saya padahal kakak sedang sangat butuh mama saya????

Lagian, jika hanya sama suster, saya jadi ragu untuk meninggalkannya sendirian di hotel.. di tempat yang sangat asing untuknya…

Saya ragu. Saya takut.

Karena itu saya putuskan to say no..

Not for this time… maybe for another time… maybe someday somehow there will be another chance for me…

 

Next Page »